Di Negeri Ini Kita Lahir, Hidup dan Berjuang
LirboyoNet, Kediri — Untuk mewujudkan Negara
Indonesia yang harmonis dan tentram, Pangdam V Brawijaya, Mayor Jenderal TNI I
Made Sukadana bersilaturahim kepada para tokoh masyarakat Kabupaten/Kota
Kediri. Sesuai dengan amanat Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo, bahwa ada
tiga elemen penting yang harus terus bersinergi demi ketentraman masyarakat.
tiga hal itu adalah Babinsa (Bintara Pembina Desa), Bhabinkamtibmas
(Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat), dan tokoh masyarakat.
Dengan komunikasi terus menerus antar tiga unsur ini, diharapkan akan tercipta
keharmonisan sejak dari lapisan bawah masyarakat.
Silaturahim ini terlaksana di Aula Muktamar, Kamis malam
(12/10). Bersama Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Kabupaten dan
Kota Kediri, hadir berbagai tokoh, dari para kiai pesantren, hingga tokoh
lintas agama. Terlihat KH. Anwar Iskandar, tokoh FKUB (Forum Kerukunan Umat
Beragama), KH. Abu Bakar Abdul Jalil, Ketua PCNU Kota Kediri, dan KH. Reza
Ahmad Zahid, Ketua RMI (Robithoh Ma’ahid Islamiyah/Persatuan Pondok Pesantren)
Jawa Timur. Juga terlihat tokoh agama yang lain, termasuk para masyayikh
Pondok Pesantren Lirboyo.
Silaturahim ini digalakkan oleh TNI, agar jalinan dengan
elemen-elemen penting dari sebuah negara dapat terjaga. Terutama, karena
akhir-akhir ini gerakan transnasional semakin gencar dipropagandakan. “Terima
kasih kepada para kiai, para tokoh masyarakat, yang selama ini terus melindungi
negeri ini dari ancaman gerakan-gerakan radikal. Dengan jalinan silaturahim ini
kita akan sama-sama berjuang demi negeri yang utuh dan aman.”
Kiai Anwar Iskandar yakin, bahwa Indonesia akan tetap utuh
dan harmonis, jika para warganya sadar dan terbuka hatinya bahwa begitu
pentingnya rasa memiliki negara, UUD, dan kebhinekaan. Kedaulatan NKRI harus
terjaga betul. Dan itu tidak akan terwujud tanpa peran dari seluruh lapisan
masyarakat. Mengapa NKRI harus diperjuangkan, bahkan dipertaruhkan dengan jiwa
raga? “Karena,” tekan Gus War, “di negeri ini kita lahir, hidup
dan berjuang.”][
